Wednesday, March 04, 2009

Penjajahan dan kehidupan.... ku, kita, semuanya

Penjajahan, dimana-mana memang menyebalkan, menyusahkan, dan membuat banyak kepala pecah, entah karena ditembak atau karena stress mikirin beras segenggam.

Malam ini aku nonton sebuah film Cina (sambil ngetik artikel ini). Judulnya "Ip Man". Dia adalah seorang guru kungfu Cina Selatan. Keren banget mainnya, pol abislah. Dia awalnya sangat kaya (sebelum Jepang menjajah Cina). Dia sangat disegani, dan tentunya dia seorang guru yg baik hati serta penyayang. Setelah bom jatuh bertubi-tubi menghujani daerahnya, diapun (dan orang kaya lainnya) jatuh miskin dan bekerja sebagai buruh bangunan penjajah Jepang. Beberapa gram beras bisa diperoleh setelah adu tarung dengan segerombolan tentara Jepang ahli beladiri Karate. Master Ip Man tetep rendah hati meski geram sekali melihat temannya (polisi Cina) sekongkol dengan Jepang.

Dari sisi ilmu beladiri, apa sih yg mau ditampilkan di film ini. Apakah ingin menunjukkan kerenan mana kungfu dan karate, atau hanya ingin menampilkan fenomena sejarah yg pernah terjadi. Pada dasarnya kungfu dan karate sama saja, semua memiliki filosofis yang sangat mulia. Sekarang tergantung manusianya saja, seberapa besar kadar "gila"-nya ketika memiliki keahlian. Tapi keren juga ketika semua karyawan di pabrik pemintalan pintar kungfu. Lumayan utk menghalau para begundal yg suka mungut bayaran gak jelas.

Itu aja cerita kali ini. Hv a good night for the world....

-Putu-

1 comment:

Henry Hongdoyo said...

hmm, salah satu film kesukaanku. Tapi mang lebih hebat wing chun d daripada karate... ha ha ha... :p ~ yang ikut karate pada bete...